Kamis, 15 Januari 2015

Mantan Terindah

      Pertama kali ku mengenalnya melalui kakak ku sendiri yang bernama arif, pada saat itu kakak ku sendiri berkata "adek, ada yg suka sama kamu" aku pun memasang wajah cuek.
"siapa kak?"
"itu anaknya dek, namanya ludfi" balasnya
"ohh, lumayan laa sekolah dimana?" pertama kali ku melihat wajahnya, aku terkejat ternyata itu cowok yang aku suka dari dulu :)
"dia mondok dek, bagaimana mau apa gk?"
"gk dah kak"
      waktu terus berlalu, matahari perlahan tenggelam dan pagi pun menjelang menjadi malam. Pada saat itu aku kelaparan dan aku pun membeli makanan saat aku berada di jalan, aku melihat seorang kakak ku bersama dengan temannya yang sedang berada di posko. tiba-tiba "stop dek" dengan nada halus
"apa kak? aku laper mau beli makanan"
"kakak minta nomernya" sambil memegang hp
"memang kakak punya handphone? perasaan gk punya" sambil terheran-heran
"punya dek, mana nomernya?"
"089XXXXXXXX udah ya kak, perut ku mulai berdisko nih :D"
      waktu menunjukan jam 9 malam, jam 9 malam adalah waktu ku untuk hibernasi. saat aku ingin tidur, tiba-tiba handphone ku berdering lantas aku pun segera bangun dari tempat tidur untuk mengangkatnya, saat aku ingin mengangkatnya tiba-tiba handphone ku pun mati (batrei habis) "sialan, brengsek siapa sih yg nelfon malam-malam gini" dalam hati pun berkata. aku bingung siapa yang nelfon karna orang tersebut menelfon dengan nomer yang di sembunyikan.
      keesokan harinya...
matahari mulai muncul, udara sejuk pun mulai datang, burung-burung berkicau.
"ayoo bangun, udah jam berapa ini cepat mandi" suara ibu pun mulai terdengar
"iya bu" walaupun masih malas mau gk mau aku harus beranjak dari tempat tidur, sambil mengecas hp. setelah selesai mandi dan sarapan, aku melihat hp dan coba tebak berapa panggilan?, 10 panggilan nomer di sembunyikan, dan 5 nomer dari nomer baru. tiba-tiba nomer itu pun sms
"hay siti nurhayati"
"laa siapa?"
"aku ludfi"
"loh kok bisa tau nomer ku? tau dari siapa?"
"kakak mu, kemaren itu handphone ku yang di pegang sama kakak mu"
"owalah, ada apa sms sama nelfon? berisik tauk"
"haha gk ada"
      waktu terus berlalu, semakin lama semakin aku dekat dengan ludfi. setelah aku mengenal ludfi agak lama tiba-tiba perasaan ini muncul kembali, aku suka padanya lagi, aku jatuh cinta padanya lagi. entah mengapa perasaan itu muncul kembali, aku mengenalnya mulai kecil dia adalah teman kecil ku yang aku suka karena aku pindah rumah ke probolinggo jadinya aku pisah dengannya haha pisah? entah laa.
      tepat bulan ramadhan, hari-hari ku menjadi lebih berwarna dengannya, tarawih jalan bareng sama ludfi ke masjid, tadarus juga jalan bareng sama ludfi dan semenjak kejadian itu aku sangat mencintainya aku sangat menyayanginya. dia adalah lelaki yg beda sama lelaki lainnya, dia lebih suka mengaji,sholat sunnah+wajib, dll. siapa sih yg gk suka sama ludfi? ludfi itu udah putih, ganteng, tinggi, kaya, anak sholeh juga. semua orang juga mengenalnya pasti juga tergila-gila :D.
      tepat tanggal 27 agustus 2013 tiba-tiba ludfi berkata
"hey, kamu"
"iya knp? cantik ya? haha bercanda loo"
"gk kmu gk cantik, tp hati mu yg cantik"
"laa kok bisa gitu? haha lucu kamu"
"laa emang iya, wajah boleh jelek tapi hati harus cantik ;) mangkannya aku suka sama kamu"
"waahhh edisi gombal nih yaa" aku pun sempat melayang-layang saat ludfi bilang seperti itu
"gk, aku gk gombal aku memang benar-benar suka sama kamu"
"sama aku juga, sebenarnya aku dulu suka sama kamu tapi entah mengapa perasaan itu muncul kembali"
"wahh hebat, tapi aku gk bisa pacaran sama kamu di dalam agama gk ada yang namanya pacaran"
"iya sudah, gk papa kok :("
"jangan sedih gitu dong, kita sahabat aja yaa tapi seperti pacaran" balasnya
"iya, lagian lebih nyaman seperti itu kan kalau sahabatan kamu gk bisa mutusin aku"
      setiap hari ku lalui bersama dia, aku bahagia dia yang telah merubah ku untuk berhijab, dia yg telah membuwat hari-hari ku berwarna, dia juga yang telah merubah semua sifat ku. dari buruk menjadi baik,dari jelek menjadi baik. aku senang ;)
      tepat tanggal 25 agustus 2014, aku mulai bosan dengannya aku bosan kalau LDR.an aku capek, dia kan ada dipasuruan, dan aku ada di probolinggo dan akhirnya pun aku memilih untuk sendiri-sendiri terlebih dahulu.
      hari demi hari, aku mulai kangen sama dia aku kangen kata-katanya, aku kangen pergi sholat bareng sama dia, kangen pas dulu ketemuannya itu lucu banget pakek wajah polos, kangen waktu tadarusan bareng, bercanda bareng. mungkin ini yang namanya karma.
      jujur aku pacaran dengan siapa pun, aku gk bisa move sama yang namanya ludfi. entah itu aku pacaran sama aris, hafid, ataupun angga gkakan bisa yang menggantikan namanya ludfi. ludfi adalah mantan terindah bagiku, mantan terhebat bagi ku, dan cowok terunik yang pernah aku temukan :')

0 komentar:

Posting Komentar