Jumat, 30 Januari 2015

GaToy

                Di sini gua mau nyerita’in kisah cinta gua sama pacar tersayang haha tersayang? Entah laa. Pacar gua namanya ANGGA, dia gk cakep, tp keren, item, tinggi gua sempat bingung kenapa gua bisa suka sama orang kayak gitu yaa yg namanya cinta mau di apakan lagi?
                Gua mulai deket dengan angga mulai gua taruhan antara fcb vs real madrid, siapa yg kalah dia yg neraktir. Berhubung gua yg kalah yaa mau gk mau gua yg harus neraktir, waktu gua mau neraktir angganya sibuk sendiri ya sudah gua bayar aja dengan pulsa 5rb.
                Hari demi hari gua semakin deket dengan angga, sampai pada akhirnya gua rekreasi ke pulau Bali. Waktu malam hari tepatnya tanggal 18 Mei 2014 jam 09.00pm, gua sms angga
“hehh lu”
“apa?”
“gk apa-apa, temenin gua sms.an dong”
“ok, apa sih yg gk buat lu”
“asiaahh, luu mah”
“hehh gua boleh jujur gk?”
“boleh apa?”
“sebenarnya gua suka sama lu dari dulu”
“apa buktinya?”
“liatt sekarang jam brp? Udh malam kan? Seharusnya jam segini gua tu tidur, berhubung lu minta temenin sms iya sudahgua temenin”
“Cuman itu? Sory gua gk bisa ngomong langsung baru gua percaya”
“okeh angkat tlp gua”
Waktu angga telepon
“hallo”
“iya hallo”
“gua mau buktiin ke lu, sekarang lu keluar dari hotel liat bintang dan bulan d atas sana”
“iya gua udah kluar, knp?”
“bersinar kan? Sama seperti hati lu yg selalu bersinar setiap saat, lu adalah cewek yg beda, banyak cewek yg lebih cantik tp lu adalah cahaya gua, lu lihat ke langit dan gua juga ngelihat itu, kita sama-sama melihat ke ajaiban yg luu miliki, lu gk cantik tp lu beda, luu beda sama yg lain, gua suka sama lu, lu mau kan jadi pcar gua? I love you”
“iya gua juga sebenarnya suka sama lu, i love you too ga” sambil nangis, habisnya gua meleleh denger kata-kata itu


SELESAI

Jumat, 16 Januari 2015

Mantan vs Sahabat

      sakit gk sih kalau mantan yang kita sayang itu menyukai sahabat kita sendiri? pastinya nyesek kan? :') sama aku juga bahkan sekarang aku lagi ngalamin :(
      awalnya sih aku pacaran sama dia, berhubung teman ku yang bernama pingky dan risty dia bilang "eh kenalin ke kita-kita dong pacar mu, kita kan sahabat mu"
"okeh, besok yaa". keesokan harinya aku mengenalkan pacar ku kepada sahabat-sahabat ku, awalnya sih mereka gk suka aku pacaran sama dia (aris) karena dia itu botak, ya iya la botak dia kan sekolah di smkn4 probolinggo, di sekolah sana kan kalo cewek rambut harus pendek, sedangkan cowok rambut harus di botakin. aku termasuk anak yang suka apa adanya, biarpun dia botak tapi aku sayang diaaku gk peduli.
      hari demi hari aku lewati, dan hubungan pun semakin renggang dan akhirnya pun putus! haha singkat banget yaa critanya :D aku memang putus, tapi aku gk tau sayang apa gk dari pada aku bingung ngasik judulnya yaa aku kasik nama aja "mantan sahabat" memang sih gk nyambung tapi ya udah laa terserah, kan yang buwat aku.
      saat aku putus, aris mantan ku meminta nomer teman ku yang bernama risty awalnya sih aku biasa saja aris meminta nomernya sahabat ku, pikiran ku masih tetap positive thinking tetapi semakin lama mereka berdua semakin dekat. 
     aku, risty, aris sama-sama ganti nomer. tiba-tiba aris sms aku "hay apa kabar" katanya
"siapa?"
"aku aris"
"oh kabar baik, ada apa?"
"aku kangen sama kamu" aku terkejut saat dia bilang seperti, entah aku senang atau tidak aku tak tau. semakin lama pun aku semakin dekat kembali, tetapi tiba-tiba "hey kamu" katanya
"iya ada apa?
"boleh minta nomernya risty"
"aku gk punya" dengan nada terkejut
"jangan bohong kamu kan sahabatnya"
"ya elahh aku emang gk punya, risty memang 1 sekolah tapi bukan berarti aku satu sekolah dengan risty terus aku punya nomernya, yaa gk laa. dulu aku memang punya, waktu itu aku sms pas tahun baru tapi gk terkirim ya sudah aku hapus saja nomernya" dengan nada tak rela, dan takut entah aku takut karna apa? takut karna aris menjalin hubungan dengan risty atau karna yang lain.
     tanggal 16 januari 2013 tepatnya waktu pramuka, aku ketemu sama risty dan aku berkata "eh ris, aris yaa minta nomer mu tapi gk aku kasik soalnya aku gk punya nomer mu"
"iya aku udah tau, udah tak kasik nomernya sama aku katanya cuman mau buwat teman sms"
"owalah ya sudah" dengan hati kratak-kratak </3
"ehh oh ya, aris yaa bilang kalau kamu itu bukan mantan mu tapi aris bilang kalau kamu itu adeknya" dengan nada enteng
"hmm iya sudah gk apa-apa" kratak krtaka dtghgjbnaklncsfayggvfhna@#$#$^Y
     aku bingung, kenapa aris bilang seperti itu? dan kenapa risty mengasikkan nomernya ke pada aris bahkan cuman buwat teman sms?!! kalian tau kan kalau orang pacaran itu gk mungkin ketemu langsung pacaran pasti di awali dengan BERTEMAN!! aarrggghhhhhh sudah laa, aku benci dengan semua ini, aku benci engan hidup yg terlalu dramatis! 
     katanya sahabat? itu yang namanya sahabat?
     katanya kangen? apakah dengan cara seperti itu?
entah laa, aku capek!!

Kamis, 15 Januari 2015

Mantan Terindah

      Pertama kali ku mengenalnya melalui kakak ku sendiri yang bernama arif, pada saat itu kakak ku sendiri berkata "adek, ada yg suka sama kamu" aku pun memasang wajah cuek.
"siapa kak?"
"itu anaknya dek, namanya ludfi" balasnya
"ohh, lumayan laa sekolah dimana?" pertama kali ku melihat wajahnya, aku terkejat ternyata itu cowok yang aku suka dari dulu :)
"dia mondok dek, bagaimana mau apa gk?"
"gk dah kak"
      waktu terus berlalu, matahari perlahan tenggelam dan pagi pun menjelang menjadi malam. Pada saat itu aku kelaparan dan aku pun membeli makanan saat aku berada di jalan, aku melihat seorang kakak ku bersama dengan temannya yang sedang berada di posko. tiba-tiba "stop dek" dengan nada halus
"apa kak? aku laper mau beli makanan"
"kakak minta nomernya" sambil memegang hp
"memang kakak punya handphone? perasaan gk punya" sambil terheran-heran
"punya dek, mana nomernya?"
"089XXXXXXXX udah ya kak, perut ku mulai berdisko nih :D"
      waktu menunjukan jam 9 malam, jam 9 malam adalah waktu ku untuk hibernasi. saat aku ingin tidur, tiba-tiba handphone ku berdering lantas aku pun segera bangun dari tempat tidur untuk mengangkatnya, saat aku ingin mengangkatnya tiba-tiba handphone ku pun mati (batrei habis) "sialan, brengsek siapa sih yg nelfon malam-malam gini" dalam hati pun berkata. aku bingung siapa yang nelfon karna orang tersebut menelfon dengan nomer yang di sembunyikan.
      keesokan harinya...
matahari mulai muncul, udara sejuk pun mulai datang, burung-burung berkicau.
"ayoo bangun, udah jam berapa ini cepat mandi" suara ibu pun mulai terdengar
"iya bu" walaupun masih malas mau gk mau aku harus beranjak dari tempat tidur, sambil mengecas hp. setelah selesai mandi dan sarapan, aku melihat hp dan coba tebak berapa panggilan?, 10 panggilan nomer di sembunyikan, dan 5 nomer dari nomer baru. tiba-tiba nomer itu pun sms
"hay siti nurhayati"
"laa siapa?"
"aku ludfi"
"loh kok bisa tau nomer ku? tau dari siapa?"
"kakak mu, kemaren itu handphone ku yang di pegang sama kakak mu"
"owalah, ada apa sms sama nelfon? berisik tauk"
"haha gk ada"
      waktu terus berlalu, semakin lama semakin aku dekat dengan ludfi. setelah aku mengenal ludfi agak lama tiba-tiba perasaan ini muncul kembali, aku suka padanya lagi, aku jatuh cinta padanya lagi. entah mengapa perasaan itu muncul kembali, aku mengenalnya mulai kecil dia adalah teman kecil ku yang aku suka karena aku pindah rumah ke probolinggo jadinya aku pisah dengannya haha pisah? entah laa.
      tepat bulan ramadhan, hari-hari ku menjadi lebih berwarna dengannya, tarawih jalan bareng sama ludfi ke masjid, tadarus juga jalan bareng sama ludfi dan semenjak kejadian itu aku sangat mencintainya aku sangat menyayanginya. dia adalah lelaki yg beda sama lelaki lainnya, dia lebih suka mengaji,sholat sunnah+wajib, dll. siapa sih yg gk suka sama ludfi? ludfi itu udah putih, ganteng, tinggi, kaya, anak sholeh juga. semua orang juga mengenalnya pasti juga tergila-gila :D.
      tepat tanggal 27 agustus 2013 tiba-tiba ludfi berkata
"hey, kamu"
"iya knp? cantik ya? haha bercanda loo"
"gk kmu gk cantik, tp hati mu yg cantik"
"laa kok bisa gitu? haha lucu kamu"
"laa emang iya, wajah boleh jelek tapi hati harus cantik ;) mangkannya aku suka sama kamu"
"waahhh edisi gombal nih yaa" aku pun sempat melayang-layang saat ludfi bilang seperti itu
"gk, aku gk gombal aku memang benar-benar suka sama kamu"
"sama aku juga, sebenarnya aku dulu suka sama kamu tapi entah mengapa perasaan itu muncul kembali"
"wahh hebat, tapi aku gk bisa pacaran sama kamu di dalam agama gk ada yang namanya pacaran"
"iya sudah, gk papa kok :("
"jangan sedih gitu dong, kita sahabat aja yaa tapi seperti pacaran" balasnya
"iya, lagian lebih nyaman seperti itu kan kalau sahabatan kamu gk bisa mutusin aku"
      setiap hari ku lalui bersama dia, aku bahagia dia yang telah merubah ku untuk berhijab, dia yg telah membuwat hari-hari ku berwarna, dia juga yang telah merubah semua sifat ku. dari buruk menjadi baik,dari jelek menjadi baik. aku senang ;)
      tepat tanggal 25 agustus 2014, aku mulai bosan dengannya aku bosan kalau LDR.an aku capek, dia kan ada dipasuruan, dan aku ada di probolinggo dan akhirnya pun aku memilih untuk sendiri-sendiri terlebih dahulu.
      hari demi hari, aku mulai kangen sama dia aku kangen kata-katanya, aku kangen pergi sholat bareng sama dia, kangen pas dulu ketemuannya itu lucu banget pakek wajah polos, kangen waktu tadarusan bareng, bercanda bareng. mungkin ini yang namanya karma.
      jujur aku pacaran dengan siapa pun, aku gk bisa move sama yang namanya ludfi. entah itu aku pacaran sama aris, hafid, ataupun angga gkakan bisa yang menggantikan namanya ludfi. ludfi adalah mantan terindah bagiku, mantan terhebat bagi ku, dan cowok terunik yang pernah aku temukan :')

Selasa, 13 Januari 2015

Pribadi Gua

Nama gua Siti nurhayati, bisa di panggil apa saja :D alamat rumah gua jl.ikan tengiri no 01 keluarga sgua terdiri dari bapak,ibu, gua, dan adik. gua anak pertama, ibu gua bekerja sebagai catering tau kan catering itu apa? dan bapak gua bekerja sebagai tukang bangunan. keluarga gua hidup dengan seadanya,ibu gua juga sibuk dengan pekerjaanya masing-masing, belum juga bapak yg selalu sibuk dengan selingkuhannya, adik gua sering ada kegiatan. kadang gua merasa sendiri di rumah, tanpa ada yg menemani gua selain boneka dari sahabat gua dan leptop. kasian yaa hidup gua? :3 sampai-sampai gua kagak betah di rumah, kalau gua di rumah gua galau mulu kerjaanya, ibu pulang kerja datang-datangnya marah sama gua, gua terus di salahin sama orang tua, gimana gua betah di rumah? kalau tiap hari udah kesepian, orang tua datang mala di marahi mulu. gua pengen orang tua gua ngertiin gua, selalu ada buwat gua, gua kangen di manjain sama orang tua gua. gua memang kalau minta-minta barang selalu di turutin, tp percuma gua punya barang-barang bagus kalau orang tua sibuk sendiri. gua kagak butuh barang-barang itu semua, gua cuman butuh kasih sayang orang tua. 

yang bisa ngertiin gua cuman sahabat gua, gua kalau ada apa-apa selalu curhat sama teman gua, gua bahagia punya sahabat yg selalu ada buwat gua. kadang gua pengen, punya orang tua yg mempunyai sifat seperti sahabat-sahabat gua yang bisa di ajak bertukar pikiran, bercanda (gk serius mulu), rekreasi bareng, dan sebagainya. tapi gua bangga kok, dengan orang tua gua, gua bangga ternyata gua punya orang tua yg sehebat mereka yg tegar ngadepi masalah, bisa nyekolahin gua sampai sekarang, bisa ngadepin gua dengan otak batunya :D haha

sekian dulu yaa, gua capek nih ngetiknya :)